Siman dan Nasi Bebek

"Man, Ayo makan nasi bebek di resto seberang!", ajak saya ke Siman suatu hari. "Saya makan di warteg sebelah aja, Mbak gan”, jawab Siman agak sungkan. Lucu juga kalau dengar Siman manggil saya ‘Mbak Gan’, katanya itu kepanjangan dari ‘Mbak Juragan’. “Lho, kenapa? Nggak apa-apa, tenang aja, saya yang traktir. Ayo, rame-rame sama anak-anak”, bujuk... Continue Reading →

Advertisements

Bagaimana Jika

Bagaimana jika aku mencintaimu, tapi kamu tidak Bagaimana jika aku setia menunggumu, tapi kamu tidak Bagaimana jika kubelah setengah hatiku untukmu, tapi kamu tidak Tapi bagaimana jika sebaliknya ?  

Tak Pernah Sembuh

Perpisahan tanpa salam selamat tinggal, Saling cinta tanpa bisa saling sapa Adalah rindu yang tak pernah sembuh Adalah luka yang tak pernah kering Tapi cintaku tak juga luruh Diam-diam kupandang dirimu dari jauh Aku pun sudah merayu angin agar mengirimkan kabar terbaru tentangmu Bahkan mimpi telah menjadi pandora, Penyimpan potret wajah-wajahmu Meski kadang hanya fatamorgana... Continue Reading →

Merencanakan Pendidikan, Memastikan Masa Depan Anak

Bisa mencapai pendidikan tinggi adalah harapan setiap anak, tapi tidak semua keinginan itu dapat terwujud. Salah satu teman SD saya bercerita bagaimana dia terpaksa berhenti sekolah saat kelas 1 SMA. Ia tidak bisa melanjutkan sekolah karena ibunya terkena kanker payudara hingga meninggal. Masalah itu menghabiskan banyak dana dan aset keluarga. Alokasi dana untuk pendidikanpun juga... Continue Reading →

Hanya Diriku Saja

Betapa indahnya, orang-orang yang diberi nikmat menjadi jalan bagi sebuah kebaikan, apalah aku ini kadang aku iri mengapa tak menemukan kesempatan yang sama seperti mereka tapi sepertinya ini bukan tentang kesempatan aku yang terlalu abai seharusnya aku lebih teliti saat menyusuri jalan apakah ada diantara orang-orang di tepi jalan itu yang sedang kelaparan apakah ada... Continue Reading →

Kala Itu

Mengapa saat bingung, pena jadi pemulung memungut kata yang berserakan di relung-relung hati tapi kegelisahan tak sirna segelisah aku mencari posisi duduk yang enak tapi cuma gerak yang akhirnya membuat tubuhku gata-gatal lalu kata keluar cuma sedikit sedikit seperti air pam yang dikorupsi dari pagi aku di depan laptop yang bersanding dengan buku dan pena... Continue Reading →

Kemana dan untuk Apa Hijrahmu?

"Ngapain pergi? Apakah kamu akan meninggalkan medan perjuangan dan pengabdianmu? Apakah kamu akan berubah dari seorang yang mengabdi pada umat menjadi orang yang hidup untuk dirinya saja?". Pertanyaan itu terus menggema di telinga saya, saat memutuskan hijrah 2 tahun silam. Hijrah saya bukan tentang Surabaya ke Jakarta. Jauh melebihi itu..mental, pikiran, hati dan spiritual. Jakarta... Continue Reading →

Pemuda yang Lebih Baik

"Jika suatu hari ada ikhwan yang melamarmu atau melamar anak gadismu sedangkan ia tak berkecukupan dalam harta tapi begitu taat pada Allah, apakah akan kau terima lamarannya?"

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑