Kasih Putih (3)

Variable paling penting untuk menjaga titik keseimbangan adalah jarak. Seperti menjaga agar segitiga tetap menjadi segitiga, maka jarak antara satu titik dengan titik lain haruslah proporsional. Tidak boleh lebih dekat atau lebih jauh, pun tak boleh melenceng. Seperti itulah Kinasih merasa harus menjaga titik keseimbangan segitiga.

Kasih Putih (2)

“Ah, kenapa tidak seperti di novel atau film pertemuan dua orang setelah berpisah selama 10 atau 14 tahun. Kenapa baru 3 tahun 5 hari aku sudah ketemu lagi sama anak itu lagi!”

Kasih Putih (1)

Kinasih bahkan sempat berpikir, bahwa anak laki-laki itu mungkin adalah malaikat penangkap bola. Malaikat khusus yang dikirimkan Tuhan untuk menangkapkan bola untuknya, mengurangi letihnya walau hanya sedikit. “Oh, so sweet,” Kinasih meringis sendiri mengingat hal itu.

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑