Tak Pernah Sempurna

bu, aku tahu selamanya tak akan pernah sempurna bagimu

jangankan sejuta harapanmu, mewujudkan satu ekspektasimu saja belum tentu bisa

aku kira, apa yang sudah kulakukan akan membuatmu bangga

tapi aku cuma bikin kau kecewa selalu

aku sudah coba belajar sekeras mungkin

tapi katamu aku pemalas

aku juga ingin jadi anak pintar, tapi entah kenapa aku masih tak pintar-pintar

bu, aku takut

bagaimana jika aku tidak bisa membuatmu bahagia memiliki anak sepertiku?

sedangkan seluruh ucapmu tentangku adalah do’a

masa depanku esok adalah mustajabnya lisanmu

takkan sanggup kupikul beban jika kau tak benar-benar ridlo atasku

 

 

 

Sebuah Catatan

Fitrah setiap anak penuh kasih sayang, ingin mencintai dan dicintai orang tuanya. Ingin diperhatikan dan menjadi kebanggaan orang tuanya. Tetapi dalam perjalanannya, terkadang ada kesenjangan pandangan antara orang tua dan anak. Tentang apa yang dianggap baik, yang harus dan tidak harus dilakukan. Lalu sering terjadi kesalah pahaman, kesalahan komunikasi, perdebatan hingga keretakan hubungan orang tua dan anak.

Menjadi anak-anak yang baik bagi orang tuanya, sama tidak mudahnya dengan menjadi orang tua yang baik bagi anak-anaknya. Keduanya perlu terus belajar dan saling berproses untuk memperbaiki diri. Keduanya butuh saling memahami dan menurunkan ego.

 

#onedayonepost #odopbatch5 #pekan4day28

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: