Putus

Sudah sepuluh tahun berlalu

Dan aku tak juga lupa tentangmu

Dari serangkaian kenangan yang kumiliki denganmu

Ternyata paling sulit adalah melupakan matamu

Mata hitam seperti langit malam

Tapi bersinar dan mampu menenggelamkanku

 

Bagaimana bisa aku merekam sempurna segala caramu memandang

Padahal justru kau yang lebih dulu sering menatapku saat sekolah dulu

Diam-diam memandangku dari lantai dua depan kelasmu

Aku bahkan tak pernah menyadarinya

Sampai kau menceritakannya saat setelah kita lulus kuliah

 

Pada akhirnya kamu hanya serupa layang-layang

Hanya bisa kupandang dari kejauhan

Yang awalnya kupegang, tapi lama-lama terbang tinggi dan meninggi

Sampai pada akhirnya, putus dan terbang lepas

Kini, aku tak lagi pernah tahu kau dibawa kemana oleh angin

 

 

#onedayonepost

#odopbatch5

#odop_tantangan

Advertisements

12 thoughts on “Putus

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: