Sapaan Cinta dariNya

Tidak ada yang abadi di dunia ini. Tapi untuk benar-benar menerimanya, sungguh tidak mudah.

Dulu aku menyiapkan segala kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi padaku. Terlebih, aku sejak SMA sudah jadi aktivis dakwah. Saat lulus kuliah, akhirnya memantabkan diri untuk berkarir dan mengabdi di dunia sosial, pendidikan dan dakwah.

Layaknya sejarah yang pernah kubaca, bahwa tak ada perjuangan yang mudah. Tantangan datang dari orang tua, teman dan lingkungan yang tidak sepakat dengan pilihan karir yang kujalani. Semua kulewati satu demi satu. Dan aku yakin tantangan itu tidak akan berhenti. Ujian yang lebih besar akan datang. Sebagaimana Allah mengatakan akan menguji hambaNya dengan harta, jiwa, sakit dan berbagai hal lain. Bahkan pasangan dan anakpun juga bisa jadi ujian pada manusia.

Akupun bertekad apapun ujian yang nantinya datang, tidak akan kutinggalkan perjuanganku untuk mengabdi pada umat. Aku habiskan hari-hariku bergelut di dunia sosial, bekerja dan mengabdi di organisasi. Biarlah aku hidup tak bergelimang harta, tak punya jabatan dan status sosial mentereng. Asal hidupku lelah dan lillah dalam perjuangan.

Lalu tibalah suatu masa yang tak pernah ada dalam pikiranku sebelumnya. Aku tak menyangka bahwa ujian itu benar-benar datang dari arah yang tak disangka.

Sesuatu yang teramat kucintai, yang telah kuhabiskan sepuluh tahun lebih mengabdi di sana, yang jadi jalan hidupku ternyata harus kulepaskan. Aku pikir, di situlah akan kuhabiskan hidupku hari ini hingga nanti tutup usia. Aku bersiap melepas semua kesenangan duniawi, asal aku tetap dalam barisan perjuanganku.

Tapi sungguh Allah akan menguji hambaNya dengan apa yang.paling dicintainya. Apapun itu jika membuat manusia teramat cinta, hingga lupa apakah yang dicintainya adalah semata-mata untuk Allah atau sebenarnya untuk dunia.

Maka Allah akan menyapanya. Melalui ujian yang tak disangka, Allah hendak membisikkan ingatan pada manusia. Bahwa apapun itu bentuknya, tak boleh ada yang menandingi kebenaran dan kemutlakanNya. Bahwa apapun itu, tak boleh melebihi ketundukan padaNya.

(Bersambung..)

#onedayonepost

#odopbatch5tantangan

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: