Kata yang Tak Pernah Sampai

Aku tahu surat ini tidak akan pernah sampai padamu, tapi aku tetap menulisnya. Barangkali gelombang listrik dapat mengantarkan getarannya ke hatimu. Saat kau menyalakan komputermu dan menyambungkan jaringan internetmu..entah bagaimana caranya, kau bisa mengingatku. Mungkin sampai kau tanpa sadar mengetikkan namaku dalam google search. Seperti itulah, kita tak pernah sadar tentang perasaan satu sama lain, tetapi saling teringat di sepi menghujam dan melafadzkan do’a.

Seandainya aku bisa menghentikan sejenak waktu. Semudah memencet tombol pause, lalu seluruh gerak terhenti. Aku ingin melakukannya saat kita sedang bertemu. Dengan begitu aku bisa memandangmu lebih lama tanpa kau ketahui apa arti dari pandanganku. Aku juga bisa berbicara dihadapanmu tentang perasaanku, tanpa kau bisa mendengarnya. Agar sekali saja ada kesempatan untuk mengungkapkannya di depanmu tanpa merubah apapun di antara kita, aku kamu dan dia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: